WhatsApp Image 2017-11-03 at 11.39.12Wakil Wali Kota Kupang  dr. Hermanus Man dengan resmi membuka Kegiatan Bimbingan Teknis Kepala Sekolah (Akreditasi Sekolah atau Madrasah SD dan SMP Kota Kupang) di Aula SMK Negeri 3 Kota Kupang, Jalan S. K. Lerik, Rabu (01/11/2017). Kegiatan

Dalam sambutannya, dr. Hermanus Man mengatakan kegiatan ini mempunyai korelasi yang besar terhadap mutu pendidikan di Kota Kupang, agar sekolah-sekolah bias memperoleh mendapat akreditasi terhadap kemampuan manajemen, kemampuan pengelolaan dan proses belajar mengajar termasuk sarana dan prasarana. “Peserta bimbingan teknis dapat memperoleh tiga hal yaitu presepsi, skill dan sikap yang sama tentang bagaimana proses akreditasi serta segala sumber daya yang ada disekolah dapat dimanfaatkan dengan baik,"ujarnya.

WhatsApp Image 2017-11-03 at 11.39.13Koordinator UPA S-M Kota Kupang selaku Ketua Panitia, Johny Eduard Rihi, S.Pd menyampaikan untuk menyamakan presepsi tentang kebijakan dan program Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah, memberikan penguatan, motivasi dan spirit kinerja kepala sekolah serta menjelaskan strategis pelaksanaan program Akreditasi Sekolah/Madrasah tahun 2017.

Bimbingan teknis akan berlangsung selama tiga hari yang diikuti sebanyak 46 orang yang terdiri dari pengurus Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah Provinsi NTT sebanyak 5 orang, pengarah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang 1 orang, pengurus Koordinator Unit Pelaksana Akreditasi Sekolah/Madrasah Kabupaten sebanyak 7 orang, Kepala Sekolah Dasar sebanyak 13 orang, Kelapa Sekolah Menengah Pertama sebanyak 11 orang dan panitia sebanyak 9 orang.

Simon Riwu Kaho selaku Ketua Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah NTT dalam sekapur sirihnya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang atas kehadiran dan dukungan terhadap kegiatan ini yang dilaksanakan dalam rangka menambah atau memaksimalkan usaha akreditasi di Nusa Tenggara Timur. “Akreditasi mengawali pembangunan pendidikan, karena pendidikan yang tidak dikawal adalah pendidikan yang berjalan tanpa arah,” ujarnya.

Kegiatan ini dipandang penting sebagai bagian dari kepedulian Pemerintah Kota Kupang terhadap mutu pendidikan sekolah di Kota Kupang sebagai parameter Provinsi Nusa Tenggara Timur.(Hum@s)

0
0
0
s2sdefault