HIV & AIDS | PENANGGULANGAN HIV & AIDS DI KOTA KUPANG |
|
|
| Monday, 18 April 2011 | |
|
Sesuai surat dari Dinas Kesehatan Kota Kupang Nomor : 440.443/126/Dinkes/II/2011 tentang laporan perkembangan kasus HIV dan AIDS di Kota Kupang. Maka dengan ini Komisi Penanggulangan AIDS Kota Kupang menyampaikan Jumlah kasus HIV dan AIDS di Kota Kupang sampai dengan 31 Januari 2011. Peningkatan kasus tersebut dikarenakan adanya peningkatan kegiatan VCT (Volantery, Counseling dan Testing) / Tes HIV secara sukarela Jumlah kasus HIV dan AIDS di Kota Kupang meningkat dalam empat tahun terakhir. Pada 31 Desember Tahun 2006 Jumlah kasus HIV dan AIDS 75 kasus, pada 31 Desember Tahun 2007 Jumlah kasus HIV dan AIDS 99 kasus, pada 31 Desember tahun 2008 Jumlah kasus HIV dan AIDS 129 kasus, pada 31 Desember tahun 2009 Jumlah kasus HIV dan AIDS berjumlah 190 kasus dan pada 31 Desember Tahun 2010 Jumlah kasus HIV dan AIDS berjumlah 254 kasus. Dan pada tanggal 31 Januari tahun 2011 tercatat 260 kasus dengan rincian : HIV berjumlah 185 dan AIDS berjumlah 75 dan pada tanggal 28 Februari 2011 berjumlah 267 kasus dengan perincian HIV 189 kasus dan AIDS berjumlah 78 kasus. Hal ini menunjukan adanya peningkatan yang sangat signifikan dari kasus HIV dan AIDS di daerah ini dibandingkan pada Tahun 2000 pertama kali ditemukan kasus HIV dan AIDS sebanyak 6 orang. Mengikuti fenomena gunung es, jumlah kasus HIV dan AIDS yang dilaporkan hanya menunjukkan sebagian kecil dari yang sebenarnya. Berdasarkan estimasi di KPA Nasional bahwa apabila di temukan 1 kasus HIV di belakangnya ada 10 orang HIV sedangkan 1 kasus AIDS dibelakangnya ada 100 orang. Untuk mengantisipasi dan menghadapi ancaman epidemi ini perlu adanya kerjasama dari unsur terkait guna mencegah dan mengurangi penularan HIV, meningkatnya kualitas ODHA serta mengurangi dampak sosial dan ekonomi akibat HIV dan AIDS pada individu, keluarga dan masyarakat sedini mungkin. Pelibatan seluruh komponen masyarakat termasuk sektor – sektor pemerintah dan swasta juga LSM Peduli HIV dan AIDS. Dengan demikian penduduk yang paling berisiko tertular HIV dapat mengakses informasi dan layanan kesehatan, sementara stigma dan diskriminasi dapat dihilangkan. Diminta kepada pimpinan Badan, Dinas, Kantor, para Camat dan Lurah untuk membantu memberikan informasi tentang epidemi HIV dan AIDS serta mengajak masyarakat Kota Kupang untuk melakukan CVT (Tes Hiv secara sukarela) di Rumah Sakit Umum Prof. Dr. W. Z. Johanes Kupang, Rumah Sakit Bayangkara Kupang dan Rumah Sakit Wirasakti Kupang dan Klinik Venecia di Kelurahan Oebobo Kupang. Bag. PDE
|
![]()